Senin, 19 Desember 2016

BAGIAN IV
Pembuktian sederhana bahwa bumi itu bulat!!

Munculnya Kapal dari Horizon
Jika Anda sudah pernah pergi ke pelabuhan, atau hanya berjalan menyusuri pantai dan memandangi cakrawala, teman-teman mungkin melihat fenomena yang sangat menarik: saat kapal mendekat, kapal tersebut tidak hanya “muncul” dari cakrawala (seperti mereka harus memiliki jika dunia itu datar), melainkan muncul seakan-akan dari bawah laut.

Alasan kapal-kapal tersebut tampak seolah-olah mereka “muncul dari bawah laut” adalah karena dunia tidak datar alias bulat (spheric) atau bola yang tidak sempurna.


Ilustrasi kapal yang seakan-akan muncul dari bawah laut dan semut di permukaan jeruk.
Apa yang akan Anda lihat jika Anda melihat semut berjalan ke arah Anda atas permukaan melengkung.
Bayangkan apabila semut berjalan sepanjang permukaan jeruk dan menuju kearah teman-teman.

 Jika Anda melihat jeruk tepat di depan kita, kita akan melihat tubuh semut perlahan naik dari “cakrawala”, karena kelengkungan jeruk. Jika Anda akan melakukan percobaan itu dengan jalan panjang, efeknya akan berubah: Semut akan perlahan-lahan ‘tampak’ di depan kita, tergantung pada seberapa tajam penglihatan Anda.

Bayangan dan Tongkat

Jika teman-teman mencoba menancapkan tongkat pada tanah, maka akan tongkat tersebut akan menghasilkan bayangan.
Bayangan bergerak seiring berjalannya waktu (yang merupakan prinsip kuno Bayangan Jam). Jika bumi ini memang datar, apabila dua tongkat ditancapkan di lokasi yang berbeda akan menghasilkan bayangan yang sama:


Ilustrasi bayangan tongkat yang ditancapkan pada tanah ketika kondisi bumi datar.
Bayangkan sinar matahari (diwakili oleh garis kuning) akan melewati dua tongkat (garis putih) yang berada pada jarak terpisah. Jika bumi datar, bayangan yang dihasilkan akan sama panjang, tidak peduli seberapa jauh teman-teman menempatkan tongkat.
Tetapi kenyataannya tidaklah demikian. Apabila teman-teman ukur dua tongkat dengan jarak tertentu maka panjang bayangannya akan berbeda. Hal ini dikarenakan bumi itu bulat, dan tidak datar:


Ilustrasi bayangan tongkat yang ditancapkan pada tanah ketika kondisi bumi bulat.
Eratosthenes (276-194 SM) menggunakan prinsip ini untuk menghitung keliling Bumi dengan cukup akurat.

Melihat dari Ketinggian

Apabila kita berdiri di dataran tinggi, teman-teman dapat melihat pemandangan di depan menuju cakrawala. Dengan memfokuskan mata kita, kemudian mengambil teropong favorit an menatap melalui objek yang kita suka, sejauh mata kita memandang (dengan bantuan lensa teropong) kita bisa melihatnya.

Semakin tinggi tempat kita maka semakin jauh kita akan dapat melihat. Biasanya, hal ini cenderung dihubungkan dengan hambatan di Bumi, seperti contohnya kita memiliki rumah atau pohon yang menghalangi penglihatan kita dari tanah.
Apabila kita mendaki ke atas maka kita akan memiliki pandangan yang lebih jelas, tetapi hal itu bukanlah alasan yang benar. Bahkan jika teman-teman memiliki tempat tinggi yang benar-benar jelas tanpa rintangan, kita tetap akan melihat lebih jauh dari ketinggian yang lebih tinggi.

    Fenomena ini juga disebabkan oleh kelengkungan bumi dan tidak akan terjadi jika bumi itu datar:


                                     Sudut pandang ketika bumi datar.
                                      Sudut pandang ketika bumi bulat.


Keberadaan Zona waktu

Seandainya waktu di New York, saat ini adalah pukul 12:00. Matahari berada tepat diatas kita. Sedangkan di Beijing, itu sedang pukul 12:00, tengah malam, dan matahari tidak akan ditemukan disana. Matahari akan timbul dan terbenam pada waktu tertentu sesuai dengan negara masing-masing.


                      Zona waktu apabila bumi itu bulat.
Kita memiliki zona waktu karena ketika Matahari menerangi satu sisi bumi yang berbentuk bulat, sisi lainnya akan gelap.

Ini hanya bisa dijelaskan jika dunia bumi ini bulat dan berputar mengelilingi porosnya. Pada titik tertentu ketika matahari bersinar pada salah satu bagian dari Bumi, sisi yang berlawanan akan gelap. Hal tersebutlah yang membuat adanya perbedaan zona waktu antar negara.

Coba bayangkan apabila bumi itu datar, maka cahaya yang menyinari bumi akan tampak seperti lampu sorot yang ada di panggung. Karena seperti lampu sorot maka kita akan dapat melihat daerah yang disinari matahari dari daerah gelap. Apabila demikian tentu saja zona waktu tidak akan ada. Inilah salah satu fakta yang memperkuat bumi itu bulat.

Matahari seperti lampu panggung jika bumi itu Datar.

Pusat Gravitasi

Ada fakta menarik tentang massa. Gaya tarik (gravitasi) antara dua benda tergantung pada massa dan jarak antara mereka. Gravitasi akan menarik segala sesuatu menuju pusat massa benda. Untuk menemukan pusat massa, kita harus memeriksa objek tersebut.


A Sphere's Center Of Mass
Tarikan gravitasi.
Pertimbangkan sebuah bola. Karena bola memiliki bentuk yang konsisten, tidak peduli di mana di atas permukaannya kita berdiri, kita akan memiliki massa yang sama. Kita berdiri di korea dan kita berdiri di Indonesia maka masa kita tetaplah sama.
 Hal ini dikarenakan pusat gravitasi ada ditengah bulatan bumi
Karena pusat gravitasi bumi ada di tengah bola maka dimanapun posisi kita dipermukaan bumi tersebut maka kita akan memiliki interaksi yang sama alias masa kita akan selalu sama.


Coba bayangkan apabila bumi itu datar. Dimanakah pusat gravitasinya?? Pasti ada pada suatu titik kan?? Tetapi apabila pada suatu titik dan kondisi bumi datar maka interaksi gravitasi pada suatu objek pada posisi yang berbeda akan berbeda-beda. Wal hasil apabila kita berbeda posisi maka masa kita akan berbeda pula. Lihat ilustrasi dibawah ini.
A Plane's Center Of Mass

 Mungkin para Pecinta teori bumi datar tidak percaya tentang adanya GRAVITASI , Karena Hal ini Melemahkan teori mereka.


  Membuat Segitiga.

Ini adalah cara terbaik untuk membuktikan bagaimana sebenarnya bentuk BUMI kita tercinta....
Mungkin cara ini sedikit rumit dan butuh usaha lebih untuk membuktikannya... 
Ikuti langkahnya: 
    *Coba Anda berdiri dimana saja dan fokus kedepan.
    *Kemudian Anda berjalan lurus kedepan sejauh 50Km.
    *Lalu setelah berjalan sejauh 50Km , Anda harus berbelok kearah kanan sebesar 90derajat.
    *Setelah berbelok anda harus berjalan lagi dengan lurus sejauh 50Km kedepan.
    *Setelah berjalan sejauh 50Km ,Anda harus berbelok lagi sebesar 90derajat , dan yang terakhir;
    *Anda harus berjalan sejauh 50Km lagi. 
Kemudian apa yang terjadi .... 
 ada dua kemungkinan yang akan terjadi jika anda mengikuti langkah diatas dengan benar,
  Yang pertama adalah anda akan kembali ketempat awal dan ternyata anda telah membentuk sebuah SEGITIGA.
 Yang kedua adalah anda tidak akan kembali ketempat awal , dan anda tidak membentuk apapun..

Ternyata kemungkinan yang pertama hanya terjadi jika Bumi kita berbentuk bulat. 
Dan mustahil segitiga tersebut bisa terbentuk jika Bumi kita berbentuk datar.






Terimakasih.













Refrensi: - http://www.penggagas.com/10-cara-sederhana-yang-dapat-membuktikan-bahwa-bumi-tidak-datar/

Minggu, 18 Desember 2016

BAGIAN III
  
Tentang Keping-Keping Sains dalam Flat Earth Theory
Ketika para teori FlatEarth dengan jelas mengatakan kalau Aristarchus, seorang ilmuwan Yunani kuno melakukan kesalahan asumsi untuk perhitungan jarak bumi-bulan. Artinya apa? Mereka sendiri meremehkan astronom kuno.
Kemudian pernyataan bahwa NASA masih menggunakan perhitungan astronom kuno. Pernyataan ini sangat benar dan tepat. Permasalahannya, kenapa masih mengacu kepada NASA kalau kalian menganggap NASA itu bohong belaka? Yah jangan pakai acuan NASA donk, kalau memang merasa NASA itu nggak kredibel.

Tentang USGS (United States Geological Survey)
USGS ialah lembaga milik Amerika Serikat yang bergerak dalam bidang survei geologis. Pernyataan pembuat video ialah USGS merupakan lembaga paling kredibel di bidang survey geologi.
Pertanyaan saya yang paling pertama ialah, Apa bedanya USGS dengan NASA? Kenapa USGS kredibel tetapi NASA nggak kredibel? Keduanya dari Amerika, keduanya berisi ilmuwan, keduanya menggunakan satelit!
Aku udah yakin banget kalau USGS pasti menggunakan satelit, karena di pelajaran geografi SMA kita pasti diajarin tentang penginderaan jauh, dan itu ialah tentang penggunaan satelit. USGS mutlak menggunakan data satelit untuk 2.700 artikel lebih dan lebih dari 1.600 publikasi ilmiah. Masih mau mengacu pada
 USGS?    
             Silahkan cek sendiri -> https://www.usgs.gov/science/science-explorer?lq=satellite

Azimuthal Equidistance
Azimuthal Equidistance merupakan teknik proyeksi matematis dari globe pada sebuah bidang datar. Disebutkan dalam situs resmi USGS bahwasanya teknik ini digunakan dalam membuat Atlas Nasional Amerika.
Jujur aku nggak begitu mengerti tentang teknik Azimuthal Equidistance ini, aku baru mendengarnya. Tapi yang pasti, setelah aku cek di USGS, ternyata Azimuthal Equidistance ini bukanlah satu-satunya teknik yang digunakan dalam membuat Atlas Nasional Amerika. Ada juga teknik lainnya yang disebut dengan Ortographic. Selain dua ini ada beberapa teknik lainnya yang digunakan oleh para geolog dalam membuat peta,
 Kalian bisa cek selengkap-lengkapnya disini: http://egsc.usgs.gov/isb//pubs/MapProjections/projections.html

Sedangkan penggunaan proyeksi Azimuthal Equidistance dengan kutub utara sebagai pusatnya ini pada logo PBB nggak ada hubungannya dengan apa yang sedang kita bahas. Digunakan atau tidak sebagai logo ini tidak ada kaitannya dengan bumi datar ataupun bulat.

Pun tidak ada hubungannya dengan adanya peta bumi yang datar di tembok ruangan presiden amerika, petanya bentuk trapesium sekalipun. Yah terserah dia kalau dia memang merasa perlu menyuplik gambar itu dalam video konspirasinya.
 Seperti penggunaan lambang matahari pada bendera Jepang, siapa yang mau bilang kalau matahari itu merah dan datar?

Teori Galileo Galilei
Galileo Galilei memang tidak membuktikan secara mutlak bahwa bumi mengelilingi Matahari, tetapi dia membuktikan bahwa Bumi bukanlah pusat tata surya.
 Teori yang berkembang di kalangan gereja pada masa itu ialah geosentrik, dimana bumi merupakan pusat tata surya dan planet-planet mengelilingi bumi.

Dengan menggunakan teleskop buatannya, Galileo menemukan 4 satelit (bulan) dari Jupiter. Dalam pengamatannya ini dia menyimpulkan bahwa ada benda-langit/planet yang tidak mengelilingi bumi (yaitu 4 bulan Jupiter). Hasil dari pengamatannya itu membuat Galileo sepakat pada teori Heliosentris, bahwasanya bumi bukanlah pusat tata surya, yang menjadi pusat tata surya ialah matahari.

Galileo mempublikasikan hasil pengamatannya pada bukunya Sidereus Nuncius yang dianggap menentang dogma gereja pada masa itu. Galileo diminta untuk mengatakan bahwa dia melakukan kesalahan dan meminta maaf, tetapi dia tidak mau. Dia mengatakan bahwa bibel adalah buku panduan untuk jiwa dan kedamaian, tidak untuk sains. Hal ini menyebabkan dia dijadikan tahanan rumah oleh pihak gereja.

Di akhir hidupnya Galileo berusaha menemukan penyebab dari adanya pasang surut air laut. Ia mengira bahwa pasang surut air laut ini ada hubungannya dengan gerakan bumi dalam mengelilingi matahari (yang mendukung heliosentris). Tetapi ini tetap tidak dapat menjelaskan mengapa ada pasang dan surut, mengapa ada dua arus?

Johannes Kepler memberikan pendapatnya bahwa pasang surut air laut ini dipengaruhi oleh bulan. Galileo tidak mengambil pendapat Kepler karena sama sekali tidak ada bukti ilmiah atas argumen tersebut. Permasalahan pasang surut air laut ini nantinya akan diselesaikan oleh Newton dengan Universal Law of Gravity-nya (Hukum Gravitasi).

Nah dari sikapnya yang menolak untuk mengikuti keinginan gereja dan menolak pendapat-pendapat yang tidak ada buktinya sama sekali itulah yang membuat Galileo mendapat pengakuan dunia sains. Dia tetap bertahan pada metode yang saintifik dan logis walaupun seluruh masyarakat mengecamnya pada saat itu. Dikatakan bahwa, Galileo is the one that showing the right path of science.”

Gravitasi -Sir Isac Newton (1642-1726)
Ini adalah bagian yang membuat aku merasa perlu sekali untuk membahas teori flat earth. Karena teori ini mengatakan “mitos gravitasi”, tanpa konsep gravitasi 80% fakta-fakta yang ada di dunia tak akan bisa dijelaskan.
Yang menurutku gawat ialah kalau ada anak SMP yang menonton video teori flat earth dan menyimpulkan bahwa Hukum Gravitasi Newton itu bohong, dan dia tidak mau mempelajarinya. Jelas-jelas kesempatannya untuk masuk dalam dunia sains (khusunya fisika, matematika dan kimia) akan hilang sepenuhnya.

Baiklah.. Pertama, seperti cerita-cerita yang sudah sangat terkenal, bahwasanya Sir Isaac Newton terpikir untuk merumuskan gravitasi ketika duduk di bawah pohon apel dan kejatuhan buahnya. Newton sendiri merumuskan hukum gravitasi universal yang isinya: “Benda-benda di alam semesta saling tarik menarik dengan gaya yang berbanding lurus dengan hasil dari massa dan berbanding terbalik dengan kuadrat dari jarak antara mereka.”

Newton Law Of Gravity
Seorang fisikawan eksperimentalis, Henry Cavendish menunjukkan hal ini dalam menghitung konstanta gravitasi (G). Berikut ini rancangan eksperimennya:


Cavendish_Experiment
Cavendish_Experiment

          Untuk melihat Animasinya: https://www.youtube.com/watch?v=4JGgYjJhGEE
 
Tidak banyak orang yang tahu tentang Cavendish dan eksperimennya ini. Sederhananya dari eksperimen ini ialah, empat bola logam yang digantung, 2 bola besar dan 2 bola kecil, kemudian dua bola besar diayunkan di dekat bola kecil. 
Apa yang terjadi? Bola kecil mengalami pergeseran, artinya bola kecil tertarik oleh bola besar. Sudut pergeseran dari bola ini digunakan untuk menghitung besarnya konstanta gravitasi (G). Konstanta gravitasi ini dapat digunakan dalam perhitungan massa bumi.

Hukum gravitasi ini bisa menjelaskan dengan baik sebuah pertanyaan besar yang pernah disampaikan oleh Galileo “Kenapa ada pasang surut air laut?” Adanya gravitasi bulan yang menarik air laut di permukaan bumi adalah alasan menyebabkan pasang surut air laut. Inilah kenapa konsep gravitasi diterima oleh seluruh saintis di dunia.

Banyak sekali Flat Earther yang menyatakan bahwa gravitasi itu tidak ada, tetapi rumus yang dikemukakan Newton itu benar. Ini pembodohan kelas teri, karena sebenarnya mereka nggak akan bisa menentang sebuah persamaan matematis yang benar. Itulah kenapa hampir setiap teori-teori sains yang besar diungkapkan dalam persamaan matematis, ketika persamaan matematisnya salah, maka seluruh teori tersebut dianggap gagal menjelaskan fenomena alam.
Kalian bisa baca disini tentang bagaimana perjuangan Einstein menyelesaikan persamaan matematis pada Teori Relativitas.
Nah setelah mengerti hal ini barulah kita masuk ke pebahasan elektromagnetik Tesla dan bahkan perbedaan massa jenis Archimedes.

Besi Tenggelam Gabus Mengapung
Banyak dari orang yang percaya Flat Earth menyampaikan bahwa gravitasi itu tidak ada, yang sebenarnya terjadi ketika apel jatuh ialah, karena massa jenis apel itu lebih besar daripada massa jenis udara. Persis seperti prinsip Archimedes. Tetapi sekarang pertanyaannya sederhana, bagaiamana dengan percobaan Cavendish di atas? Bahwa bola kecil bergeser ketika bola yang besar digerakkan, apa yang membuat bola kecil bergerak? Ini adalah dua padatan yang tidak bersentuhan.

Pertanyaan berikutnya, bagaiamana dengan pertanyaan Galileo tentang pasang surut-nya air laut? Apa bisa dijelaskan dengan sekedar prinsip Archimedes? Selanjutnya lagi, bagaimana kalau ada bola bowling dan bulu yang dilepaskan dalam ruang vakum (ruang tanpa materi/tanpa udara)? Prinsip Archimedes hanya berlaku ketika ada benda padatan dan fluida yang massa jenisnya berbeda. Di ruangan vacum tidak ada fluida sama sekali, ketika kita lepaskan bola bowling dan bulu, maka bola bowling dan bulu akan jatuh dengan kecepatan yang sama 9.8 m/s. Cek video slowmotionnya disini:

               https://youtu.be/frZ9dN_ATew

Artinya apa? Tidak ada yang salah dengan prinsip Archimedes, tetapi gravitasi ialah sebuah gaya yang berbeda yang benar-benar ada dan bekerja pada benda. 

Kalau kalian lihat di video yang tersebar diyoutube yang mendukung teori Flat Earth pembuat video mengatakan bahwa “banyak orang mengira gravitasi adalah medan magnet bumi”. Seriously guys? Nggak lahh..!
Penulis nggak pernah mengatakan gravitasi sebagai medan magnet. Ini adalah dua hal berbeda, hitungan matematis dan konsep ilmiahnya jelas berbeda. Lalu dikatakan juga tentang hukum kekekalan energi, bahwa energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan.
Yang anehnya di video ini dicontohkan dengan orang meniup balon. Serius deh.. Ini parah banget, ini salah total. Mungkin ini pemahaman hukum kekekalan energi di level anak SMP. Pesan buat pembuat video ialah: Baca lagi hukum termodinamika 0, 1, 2 dan 3. :D
Tetapi video ini benar tentang satu hal, kenapa bumi bisa menarik semua benda di atasnya dan tidak ada gaya tolaknya?
Ini juga menjadi pertanyaan yang mendasar bagi Newton, bagaimana mungkin ada gravitasi? Jika melihat prinsip aksi reaksi, maka setiap gaya seharusnya mendorong bukan menarik. Tetapi faktanya gravitasi ini menarik benda-benda, bukan mendorongnya, bagimana mungkin? Konsep gravitasi belum selesai, pikir Newton.
Pertanyaan besar yang tidak mampu di jawab oleh Newton inilah yang kemudian dijawab oleh Einstein pada tahun 1905.

General Theory Of Relativity Einstein (1879-1955)
Einstein menjawab pertanyaan besar Newton, seharusnya gaya itu mendorong, bukan sekedar menarik benda, tetapi faktanya gravitasi menarik benda-benda.
Perjalanan Einstein ini sudah aku ceritakan disini -> Perjuangan Einstein membuktikan General Theory of Relativity.
Secara sederhana Einstein mengatakan bahwa benda-benda yang memiliki massa dapat melengkungkan ruang dan waktu. Jadi dalam pendapatnya ini, gravitasi bumi dan benda-benda langit bukanlah sebuah gaya tarik melainkan lengkungan ruang dan waktu yang memaksa kita berada di atas (di sekitar) benda bermassa besar itu.
Pada awalnya, ini merupakan teori yang sangat sulit untuk diterima oleh para saintis di seluruh dunia. Tetapi Eddington membuktikan bahwa teori ini benar

Kenyataannya Teori Relativitas Einstein telah terbukti dan menjadi benar seluruhnya di mata ilmu pengetahuan dan sains. Tetapi karena pada masa itu belum ada applikasi nyata penggunaan konsep Teori Relativitas, sedangkan komite Nobel mempertimbangkan applikasi dari temuan sains sebagai pertimbangan seseorang mendapatkan Nobel, untuk itu Einstein tidak mendapatkan Nobel dari Teori Relativitas yang ia kembangkan, tetapi dapat dari penelitiannya tentang Efek Fotoelektrik.

Di video konspirasi Flat Earth ditampilkan permodelan bola yang menggelinding di atas trampolin sebagai permisalan teori relativitas Einstein. Itu memang model yang cukup benar dan mendekati tepat pada Relativitas Einstein.

Permasalahannya kenapa akhirnya bolanya tetap jatuh? Simple, karena energi bola tersebut terserap oleh gaya gesekan bola terhadap trampolin dan gaya gesekan bola terhadap udara. Ini pelajaran Fisika SMA, tentang gaya gesekan yang terjadi pada benda. Karena hukum kekekalan energi berlaku, maka semakin banyak gesekan yang terjadi akan semakin lambat-lah bola tersebut bergerak.

Sekarang jika kita berbicara alam semesta, maka bumi mengelilingi matahari di ruang vakum (tanpa udara), jadi tidak ada gesekan sama sekali, sekali bergerak maka tidak akan berhenti lagi (karena energinya tetap/kekal), tetapi lintasan pergerakan bumi ini dipengaruhi oleh massa matahari yang besar, itulah sebabnya bumi kita mengelilingi matahari.

Seperti yang kalian ketahui untuk memahami Teori Relativitas Einstein ini sangatlah sulit dan penggunaanya sangat sedikit, hanya pada kasus-kasus luar angkasa saja digunakannya. Itulah sebabnya yang diajarkan di sekolah-sekolah ialah Hukum Gravitasi Newton, yang umum digunakan dan berlaku di Bumi.

Kesimpulan
Newton mempelajari jejak penelitian dari Galileo sehingga mampu menjawab pertanyaan besar Galileo, kemudian Einstein menelusuri jejak sains dari Newton dan Galileo untuk sampai pada Teori Relativitas Einstein. Seperti itulah sains, mengembangkan pengetahuan baru berdasarkan riset yang sudah ada sebelumnya.

Oke terakhir aku mau mengutip kata mutiara: If i have seen further than others, it is by standing upon the shoulders of giants – Sir Isaac Newton.”
Makna dari kutipan tersebut ialah: Aku bisa melihat lebih jauh dari orang lain karena aku mempelajari pengetahuan dari orang-orang sebelumnya.











Sumber: https://www.kiblat.net/2016/07/14/bantahan-ilmiah-teori-konspirasi-flat-earth-keping-keping-sains-bag-3/
 

BAGIAN II
Kali ini ialah flat earth theory – pembantaian sains dan logika

Asal Muasal Minyak Bumi
 Karena sudah menjadi paham pakem dan bisa dikatakan doktrin bahwa minyak bumi itu berasal dari ‘Fossil’.  Ternyata Flat Earth Theory juga akan membahasnya.
Karena ini sangat erat kaitannya dengan ilmu kimia.
Yang pertama, terkait bukti bahwa memang fosil adalah benda padat dan minyak ialah benda cair. Ini bukti yang sangatlah lemah, karena memang di dalam bumi dengan tekanan temperatur yang sangat tinggi, fosil sekalipun akan bisa meleleh dengan mudah.
Begitu pikirku, tapi pernyataan berikutnya yang membuat kita berpikir ulang. Bahwasanya fosil ditemukan pada kedalaman 2.3 kilometer sedangkan minyak ditemukan hingga kedalaman 10 kilometer. Nah, fakta ini membuat kita berpikir ulang dan mengkonfirmasi.

Kata fosil berasal dari bahasa inggris: fossil yang berarti; Any remains, impression, or trace of a living thing of a former geologic age, as a skeleton, footprint, etc.
   (setiap sisa-sisa, jejak, atau peninggalan dari makhluk hidup dari zaman geologi, seperti kerangka, jejak kaki, dan lainnya.)

Maka yang dimaksud dengan fosil pada pengertian minyak bumi ialah semua jasad renik yang sudah mati ratusan tahun yang lalu. Pendukung teori FlatEarth dengan cerdas menggambarkan dinosaurus pada teorinya, agar pikiran kita hanya berpikir bahwa fosil itu dinosaurus, dan fosil dinosaurus itu adalah batu padatan dan ada di kedalaman 2.3 kilometer.
 Padahal yang dimaksudkan fosil pada pengertian minyak bumi, bukan hanya dinosaurus, tetapi semua organisme hidup (termasuk bakteri, lumut, ikan, dan semacamnya) yang telah mati ratusan atau jutaan tahun yang lalu.
Kalau sudah benar pemahaman kita tentang fosil maka bukan suatu yang aneh kalau minyak bumi berada di kedalaman 10 kilometer. Karena pada zaman dahulu banyak sekali makhluk di lautan, nah makhluk ini mati kemudian menjadi jasad renik dan membentuk minyak bumi, ini juga menjadi alasan yang kuat mengapa minyak bumi banyak ditemukan di lautan.

Ternyata ,ada dua pendapat yang berkembang tentang minyak bumi ini. Pendapat pertama ialah bahwa minyak bumi berasal dari fosil dan jasad renik.
Ini dibuktikan dengan peristiwa pembusukan organik yang menghasilkan gas (butana, etana propana) yang sejenis dengan minyak bumi (khususnya gas), dan fakta bahwa minyak bumi kebanyakan berada di lautan (yang dahulunya memiliki banyak organisme).
Pendapat kedua ialah minyak bumi sudah ada bersama pembentukan bumi. Ini didasarkan pada fakta bahwa di planet-planet lain, gas-gas minyak bumi (butana, etana, propana, metana) juga ditemukan melapisi planet tersebut walaupun belum ditemukan adanya jejak kehidupan.
Terlepas dari lebih populernya pendapat pertama di kalangan para saintis. Tetapi yang pasti dari kedua pendapat ini, minyak bumi tetap merupakan sumber daya alam yang terbatas dan bisa habis. Jadi pernyataan bahwa minyak bumi ialah unlimited resource itu salah kaprah dan klaim tanpa logika.

Roket Tak Pernah Terbang Ke Atas
Mungkin buat kalian ini adalah alasan masuk akal bahwa NASA cuma berbohong, karena kenyataanya
roket-roket NASA tidak pernah terbang lurus vertikal ke atas menembus langit.

Calm down.. Santai.

Kenapa roket terbangnya melengkung?. Pernah bertanya kenapa melengkung? Ini alasannya:
Bumi-Peluncuran-Arah Roket-Roket-Pengamat.

Menurut Penulis sendiri, ini justru bukti paling benar kalau bumi itu bulat. Bumi itu bulat dan mengalami rotasi dan revolusi. 
Rotasi bumi membuat roket NASA terlihat terbang melengkung atau bahkan eksrimnya bisa kelihatan jatuh kembali.
 Ini karena Bumi berotasi, sehingga titik pengamatan kita semakin jauh dan jejak asap dari roket nasa terpengaruh oleh spherical atmosfer bumi yang berotasi sehingga membentuk lengkungan.

Jadi, ketika roket NASA telah terbang sangat tinggi, pengaruh gravitasi terhadap roket tersebut sudah tidak terlalu besar lagi, sehingga roket tidak terbawa oleh rotasi bumi, sedangkan kita yang berada di bawah masih terpengaruh rotasi bumi dan bergerak.

Kiri Saat Masih Dekat - Kanan Saat Sudah Jauh Sekali


Perhatikan yang kiri, itu adalah peluncuran roket saat masih dekat, terlihat jelas vertikal ke atas, sedangkan yang disebelah kanan ialah peluncuran roket saat sudah sangat jauh sekali, terlihat melengkung.

 Tetapi dua gambar ini tidak sepenuhnya menjelaskan tentang beloknya lintasan roket, terkadang NASA meluncurkan roketnya dengan lintasan yang memang melengkung.
Tapi toh bumi kita bulat, kita bisa keluar angkasa dengan terbang ke atas, kesamping ataupun kebawah sekalipun.


 Sederhananya, kalau memang roket NASA nggak pernah melampaui LEO (Low Earth Orbit), maka kemana roketnya pergi? Pernah roket NASA jatuh didepan rumah mu? atau nyangkut di tiang listrik depan sekolahanmu? Oke. Sedikit lebih serius. Pernah lihat berita roket NASA jatuh di negara lain? Dari ratusan roket yang telah dikirimkan oleh NASA ke luar angkasa, kalau benar mereka tidak keluar angkasa maka setidaknya, ada 50% roket yang jatuh di bumi kembali. Tapi itu semua nggak akan ada,
              Because this is a real deal!

Gimana Tentang Semua Pembahasan Diatas.
 Penulis Akan tetap melanjutkannya dibagian III selanjutnya.















Sumber: https://www.kiblat.net/2016/07/13/bantahan-ilmiah-teori-konspirasi-flat-earth-pembantaian-sains-dan-logika-bag-2/
BANTAHAN BAHWA BUMI ITU DATAR ATAU FLAT EARTH!

BAGIAN I
 
Belakangan ini, netizen kembali dihebohkan dengan teori ‘Flat Earth’ alias teori yang menegaskan bahwa bumi itu datar seperti piring.

Sebenarnya, ini bukanlah hal yang baru, teori ini diangkat sejak lama oleh Flat Earth Society, sebuah organisasi yang memiliki keyakinan bahwa bumi berbentuk datar, bertentangan dengan fakta-fakta ilmiah yang menunjukkan bahwa bumi itu bulat.

Organisasi modernnya didirikan oleh seorang pria asal Inggris, Samuel Shenton pada 1956, dan kemudian dipimpin oleh Charles K. Johnson, yang menjadikan rumahnya di Lancaster, California, sebagai basis organisasi.

Entah mengapa, teori ini kembali diperbincangkan oleh publik Indonesia (termasuk aktivis Islamnya) melalui forum-forum di dunia maya. Bahkan, video-video konspirasi bumi datar yang diunggah di Youtube jadi pembicaraan hangat di media sosial.

Tak tanggung-tanggung, pendukung teori Flat Earth menyuguhkan 10 argumen yang kesannya ilmiah untuk meyakinkan orang bahwa bumi tidak berbentuk bulat. Alih-alih menyajikan eksperimen ilmiah, serial video tersebut malah kebanyakan menyuplik sumber dari google dan potongan adegan film yang mendukung teori konspirasi.

Foto Bumi Bulat ialah Rekayasa CGI

Kalau kalian mencari gambar bumi di google, maka semua gambar bumi berbentuk bulat ialah CGI (computer generated imaginary/buatan komputer). Ini benar, bahkan semua foto bumi bulat yang dipublikasikan NASA juga CGI.
Tapi, darimana gambar CGI ini dibuat? Ternyata gambar-gambar CGI ini dibuat dari fotografi satelit NASA. Jadi gambar CGI ini dibuat berdasarkan sekumpulan gambar-gambar yang diperoleh oleh satelit luar angkasa yang dimiliki NASA yang kemudian digabungkan menjadi satu.

Kenapa perlu menggabungkan banyak foto untuk jadi satu foto bumi bulat? Karena bumi berukuran sangat besar dan satelit yang ada tidak cukup jauh untuk mengambil gambar satu bumi penuh (bumi bulat).

Misalkan saja kalian ingin memotret foto rumah, tetapi posisi kalian hanya satu meter di depan rumah, apa kalian bisa mengambil foto rumah kalian secara penuh? Tentu saja tidak, sekarang permasalahannya, kalian tidak bisa mundur, hanya bisa mengitari dalam jarak satu meter itu saja, bagaimana cara agar bisa dapat seluruh gambar rumah? Tentu saja dengan mengambil banyak foto dan kemudian menggabungkannya.

Ini adalah bagian dari bumi yang dipotret oleh salah satu satelit nasa. Terlihat di sini kalau ada lengkungan di bagian pinggiran bumi.

Banyak Satelit di Angkasa

Setidaknya ada 1.381 satelit di angkasa. Tidak semua foto satelit ini merupakan CGI, kalian bisa cari sendiri foto real satelit. Tetapi tetap saja kalau sudah nggak percaya akan susah urusannya. Teori FlatEarth mengatakan bahwa angkasa luar penuh sesak dengan satelit. Mari kita lihat dengan perspektif yang lebih baik. Satelite yang paling dekat dengan permukaan bumi disebut sebagai LEO (Low Earth Orbit) yang beredar di bumi pada ketinggian 160-2000 km.
 Jumlah satelit LEO ini sekitar 500 satelit. Jika melihat luas permukaan bumi (bulat), maka ada 500 satelit yang beroperasi di luasan 510,072,000 km2.

                Jika kita bagikan ialah 510.072.000 km2 : 500 = +-1.000.000 km2.
Jadi hanya akan ada 1 satelit setiap 1.000.000 km2. Artinya menemukan sebuah satelit tidaklah semudah yang para teori katakan.
Walapun begitu, tetap masuk akal sekali kalau kita seharusnya bisa melihat satelit di langit dengan teleskop. Oleh karena itu ada orang yang membuktikannya, ini sebuah video dimana seseorang mengamati satelit menggunakan teleskop
                             https://youtu.be/rIesWBTUeiI

Pasti akan muncul pertanyaan seperti ini “teleskop bisa menampilkan gambar planet-planet lain, tetapi satelit yang dekat nggak bisa dilihat dengan jelas?”

Itu karena ukuran satelit memang sangat kecil jika dibandingkan dengan planet. Seperti venus misalnya, kita bisa mengamati bahkan dengan mata telanjang. Jadi wajar kalau teramati dengan lebih jelas menggunakan teleskop, sedangkan satelit ukurannya sangat-sangat kecil bila dibandingkan dengan planet.

Kesimpulan

Seperti diberitahukan dari teori FlatEarth bahwa gambar bumi bulat merupakan gambar CGI dari NASA, tetapi mereka tidak pernah memberitahukan bagaimana gambar itu dibuat. (Sebagian besar orang akan mengira NASA 100% mengarang foto bumi tersebut).

Dan dipaparkan informasi oleh teori FlatEarth kalau tidak pernah ada orang yang melihat satelite dari teleskop. Tetapi mereka tidak pernah memberitahukan seberapa kecil satelit tersebut jika dibandingkan dengan bulan ataupun planet-planet di tata surya kita.

Fakta bahwa satelit berukuran sangat kecil jika dibandingkan planet, membuat kemungkinan satelit terlihat oleh teleskop sangatlah kecil, dan ini hal yang wajar.














Sumber : https://www.kiblat.net/2016/07/13/bantahan-ilmiah-teori-konspirasi-flat-earth-fakta-atau-konspirasi-bag-1/

Selasa, 06 Desember 2016

Tahukah Anda ? Badan pemerintah yang menampung segala jenis objek anomali (supranatural and weird stuff).


SCP adalah badan pemerintah yang khusus menampung orang orang di luar manusia demi kemajuan ilmu pengetahuan. SPC merupakan singkatan dari Secure,Contain,dan Protect. -Secure artinya  mengamankannya supaya tidak membuat manusia lain merasa terancam. -Contain adalah menciptakan makhluk mutant itu atau men-discovery,mempelajari,mengungkap manusia mutant itu dan sekali lagi itu demi ilmu pengetahuan. dan yang terakhir adalahh 
-Protect, fungsinya adalah melindungi hasil ciptaannya supaya tidak di salah gunakan oleh orang lain.
 

Setiap objek-objek di SCP selalu diberikan kelas berdasarkan pengaruh dan sikap mereka terhadap keberadaan manusia. Ada yang bersifat aman hingga yang paling berbahaya. Kelas-kelas yang dimaksud adalah sebagai berikut.
  1. Safe – merupakan prosedur SCP atau objek karantina SCP yang aman dan tidak berbahaya, kalaupun berpengaruh bagi manusia biasanya pengaruhnya tidak berdampak signifikan dan bersifat sementara. Kebanyakan prosedur yang termasuk kategori Safe adalah benda-benda.
  2.  Euclid – merupakan prosedur SCP atau objek karantina SCP yang sudah dicampurkan dengan komponen mesin, zat-zat kimia berbahaya, dan bahan-bahan lainnya. SCP kelas Euclid ada yang memiliki sifat berbahaya dan ada juga yang tidak berbahaya, terkadang SCP kelas ini juga memiliki perilaku yang sulit ditebak dan kesadaran yang bersifat tidak terduga oleh manusia.
  3. Keter – merupakan prosedur SCP atau objek karantina SCP yang memiliki bentuk aktivitas permusuhan pada manusia yang paling aktif, mereka juga membenci manusia dan terkadang mencoba menghancurkan manusia dengan berbagai macam cara. Intinya SCP kelas Keter adalah objek SCP yang paling berbahaya dan juga ganas, mereka juga membutuhkan sistem karantina yang sangat kompleks melebihi SCP kelas Safe dan Euclid. 
 Berikut adalah berbagai macam benda dan makhluk aneh yang dikarantina oleh SCP Foundation. (Catatan : Objek-objek yang disebutkan di sini hanyalah objek yang paling populer, banyak dikenal oleh orang-orang dan sering disebutkan di internet).


1. SCP-001 (The Gate Guardian / Dr. Clef’s Proposal).
Kelas Objek : Euclid/Keter.
SCP-001 adalah makhluk humanoid berwujud sesosok malaikat yang konon menurut ceritanya turun di wilayah sekitar sungai Eufrat dan Tigris di Irak. Makhluk ini berwujud seperti malaikat bercahaya putih terang dengan 4 sayap yang terbentang lebar dan membawa sebuah pedang yang dipercaya berasal dari Eden atau Surga (Pedang ini bersuhu sangat panas, mendekati suhu matahari, diberikan kode SCP-001-2). Disebut sebagai “The Gate Guardian” karena konon dia adalah makhluk penjaga gerbang Eden / Surga(?). Karena sifatnya, SCP-001 tidak memerlukan proses karantina. Informasi mengenai SCP-001 ini sangat dirahasiakan oleh pihak SCP sehingga hanya ada sedikit informasi mengenai SCP ini. Dilihat dari kelasnya, SCP ini sebenarnya cukup berbahaya karena dari beberapa eksperimen yang dilakukan SCP pada objek ini menyebabkan beberapa subjek percobaan mengalami hilang ingatan seolah tidak pernah bertemu dengan SCP-001, bahkan dengan pedang apinya dia mampu menghancurkan semua rudal dan pesawat drone yang dikendalikan oleh SCP untuk menyerangnya.

2. SCP-002 (The “Living” Room).
Kelas Objek : Euclid.
SCP-002 adalah sebuah benda berwujud bola tumor berdaging bervolume 60 m³ dan memiliki pintu besi yang dapat dimasuki. Setelah memasukinya terdapat sebuah ruangan yang anehnya memiliki jendela dan bahkan pemandangan yang dapat dilihat dari dalamnya. Dalam ruangan tersebut berisi berbagai furnitur dan objek yang terbuat dari berbagai zat biologis yang terdapat dalam tubuh manusia. Mengapa disebut “living” room? Karena objek ini memang merupakan sebuah benda yang terbuat dari bahan-bahan organik dan nampaknya “hidup” sekaligus memiliki kesadaran. SCP-002 pertama kali ditemukan dalam sebuah kawah di wilayah utara Portugal dan nampaknya benda ini berasal dari luar angkasa karena jatuh dari langit dan menghantam tanah dengan keras.


3. SCP-006 (Fountain of Youth).
Kelas Objek : Safe
SCP-006 adalah sebuah sumber mata air kecil yang berada sekitar 60 km sebelah barat Astrakhan, Rusia. Sesuai namanya, mata air ini konon memiliki kemampuan untuk menjadikan siapapun yang meminumnya “awet muda”. Penelitian menunjukkan seorang subjek yang telah meminum air ini akan mengalami regenerasi DNA yang rusak akibat kesalahan duplikasi, peningkatan yang baik dalam pembelahan sel, kemampuan yang lebih baik dalam regenerasi jaringan tubuh yang rusak, dan peningkatan efektivitas sistem kekebalan tubuh. Air ini juga dapat membunuh bakteri patogen dan virus dengan cepat. SCP-006 tidak berefek bagi banyak jenis burung dan reptil, namun jenis primata lain yang lebih tinggi mendapatkan manfaat yang sama seperti manusia

4. SCP-008 (Zombie Plague).
Kelas Objek : Euclid.
SCP-008 adalah objek berupa virus yang sangat berbahaya. Sifat-sifat dari virus SCP-008 adalah sebagai berikut.
  • 100% menular.
  • 100% mematikan.
  • Penularan melalui selaput lendir yang terkena dan semua cairan tubuh.
  • Tidak dapat ditularkan baik melalui udara ataupun air.
Ketika seseorang terpapar virus ini maka dalam waktu 3 jam dia akan mengalami beberapa gejala infeksi yang akan mengubah orang yang terpapar menjadi seperti “zombie”. Ada bukti kuat bahwa virus ini tidak terbentuk secara alami di bumi, karena virus dengan varian kompleksitas yang sama akan mengubah ekosistem secara luas. SCP-500 diketahui dapat menyembuhkan efek dari SCP-008 bahkan jika infeksi penyakit sudah berada pada tingkat lanjut.

5. SCP-017 (Shadow Person).
Kelas Objek : Keter.
SCP-017 adalah sesosok makhluk dengan bentuk fisik seperti anak kecil dalam wujud bayangan setinggi 80 cm namun tidak memiliki fitur tubuh yang jelas. Dia bisa merespon secara spontan terhadap bayangan yang jatuh pada dirinya dengan cara menempel secara cepat pada objek yang menghasilkan bayangan tersebut. SCP-017 dikarantina dalam sebuah ruangan yang dipenuhi oleh cahaya yang sangat terang dan intens, untuk mencegah kemungkinan kaburnya SCP-017 dari fasilitas SCP.

 Ini beberapa foto tentang beberapa SCP:
SCP-008(ZOMBIE PLAGUE)

SCP-001(THE GATE GUARDIAN)

SCP-017(SHADOW PERSON)

SCP-040(EVOLUTION'S CHILD)

Menariknya adalah SCP juga memiliki channel Youtube-nya sendiri, adanya channel ini mungkin menjadi salah satu hal yang dapat menguatkan bukti apabila SCP Foundation adalah organisasi yang benar-benar ada dan nyata. Adapun salah satu video mereka dapat disaksikan melalui URL berikut ini.
  1. http://www.youtube.com/watch?v=RGh_a2RasQc
  2. dan diduga akun resmi mereka  www.scp-wiki.net
Di dalamnya anda akan menemukan bahwa video ini bertujuan untuk menjelaskan tentang apa itu SCP Foundation dan harus ditonton bagi setiap karyawan baru yang ingin mendaftarkan diri untuk bekerja di SCP Foundation.

Percaya atau tidak , itu semua terserah kepada masing-masing dari kita.






Refrensi : http://elfanfadhilah1996.blog.upi.edu