Minggu, 10 April 2016

Tahukah Anda, SUPERNOVA INI SANGAT JAUH LEBIH TERANG DARI PADA MATAHARI KITA.


 
Saya akan menjelaskan sedikit yang saya tau dan saya paham tentang istilah-istilah dalam dunia astronomi seperti NOVA dan SUPERNOVA.
Nova
Nova dalam bahasa latin artinya bintang baru. Ini merupakan sebuah ledakan bintang yang terjadi akibat adanya interaksi dua sistem bintang ganda.  Dalam astronomi, bintang memiliki banyak tipe, salah satunya adalah bintang ganda.

Bintang ganda adalah dua buah bintang yang saling berinteraksi karena adanya gravitasi dari kedua bintang. Kedua bintang ini tidak bertubrukan dan tidak juga saling menjauh. Nova merupakan ledakan bintang yang terjadi di katai putih dengan terang maksimum -1,1 magnitudo dan minimum hanya 10.5 magnitudo.

Teori menyatakan kalau peristiwa nova terjadi sebagai akibat dari bintang yang kembali menyala setelah tidur panjang, Nova diperkirakan terjadi di permukaan bintang katai putih yang berada di dalam sistem bintang ganda berdekatan.
 Pasangannya adalah bintang raksasa merah yang jejarinya mengembang sedemikian besar hingga terjadi aliran materi ke katai putih pasangannya.

Materi yang masih kaya hidrogen itu mencapai permukaan katai putih yang sangat panas maka dipiculah sebuah ledakan di permukaan bintang yang tiba-tiba cerlang. Itulah mengapapara astronom jaman dahulu mengatakan bintang yang tiba-tiba cerlang disebut bintang baru.
Ini proses terjadinya nova.
Nova terakhir yang dapat diamati manusia di bumi adalah nova delphini yang terjadi di konstelasi (rasi bintang) Delphinus

Supernova
Supernova milyaran kali lebih terang dari nova dan dikenal sebagai salah stau cara bintang mengakhiri hidupnya.  Peningkatan kuat cahayanya kira-kira 8 kali lebih besar dari nova. Supernova sebagai peristiwa ledakan bintang memiliki 2 tipe yang salah satunya mirip nova yang melibatkan bintang katai putih. Kecerlangan supernova bisa 8 magnitudo lebih besar dari nova. Kedua tipe supernova itu adalah:

Tipe I : Ledakan yang terjadi pada sistem bintang ganda dimana bintang katai putih mengakresi materi dari bintang pasangannya. 
Para astronom sendiri masih memperdebatkan bintang pasangan seperti apa dari katai putih yang bisa menciptakan ledakan bintang tipe Ia. Tapi, berdasarkan teori, bintang pasangannya ini bisa memberi massa yang cukup besar bagi bintang katai putih sehingga inti bintang katai putih mencapai kerapatan kritisnya.  Akibatnya terjadi pembakaran karbon dan oksigen yang tidak terkontrol sehingga memicu bintang meledak.

Tipe II : Supernova tipe II merupakan ledakan yang terjadi di akhir kehidupan bintang masif (5 – 10 massa Matahari), ketika  bintang kehabisan bahan bakar untuk melakukan pembakaran di inti bintang. Jika inti bintang cukup masif maka akan terjadi keruntuhan inti bintang yang memicu terjadinya ledakan supernova. Super nova tipe ini memungkinkan terbentuknya lubang hitam.



                                      SUPERNOVA INI JAUH LEBIH TERANG DARI MATAHARI !!!
Para astronom, baru saja menemukan salah satu benda di langit yang bersinar lebih terang dari matahari. Benda tersebut diketahui meledak dengan keras, sehingga menimbulkan cahaya sangat terang dan mengalahkan semua obyek yang ada di galaksi.

Para astronom dapat mengambil gambar dari gelombang besar akibat ledakan tersebut sebagai bintang jatuh yang kemudian mejadi supernova. Ledakan tersebut berkekuatan lebih dari 89 juta mil per jam (40.000 km/s) dan berlangsung hanya beberapa menit.
Ledakan keluar itu menimbulkan energi yang berasal dari inti runtuhan bintang yang memantul keluar dan menghasilkan ledakan cahaya yang 130 juta kali lebih terang dari matahari. Ledakan bintang itu kemudian meluas sebagai fusi nuklir yang menghasilkan banyak elemen berat, seperti emas, perak dan uranium.

Para ilmuwan mengatakan, dengan menyaksikan ledakan supernova itu mulai memberi mereka wawasan langka soal bagaimana ledakan bintang telah membantu membentuk alam semesta. "Kami benar-benar menyelidiki proses meledakkan. Supernova membuat elemen berat yang kita butuhkan untuk bertahan hidup, seperti besi, seng dan yodium," ucap Astrofisikawan Universitas Nasional Australia, Brad Tucker seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (23/3/2016).

Tim astronom internasional melihat ledakan itu menggunakan ruang Telescope NASA Kepler. Ledakan bintang juga sempat terlihat dengan jarak lebih dari 500 galaksi pada tahun 2011.
Dua bintang besar yang disebut supergiants merah, meledak. Pertama, disebut KSN 2011a, hampir 300 kali ukuran matahari dan 700 juta tahun cahaya. Kedua, dikenal sebagai KSN 2011d, adalah 500 kali ukuran matahari dan 1,2 miliar tahun cahaya jauhnya.

Tidak ada komentar: